GoriGorinaMoury

Rabu, 16 Maret 2016

Ku ingin menjadi pemain bukan hanya penonton




                                                      Ini penyebab keinginanku membuat Blog dan Menulis

Banyak cerita yang ingin saya bagi dengan teman-temanku ataupun keluargaku, tapi kutakut mereka akan bosan mendengarkan ceritaku yang akan berjam-jam hanya karena cara penyampaianku yang terkadang memang aneh dan sangat tidak menarik. Kemarin saat membuka facebook, saya sempat melihat postingan salah satu teman di facebook mengenai penerimaan peserta kelas menulis kepo angkatan ketiga http://bit.ly/kelaskepo3.

Saat itu saya mulai melihatnya secara detail dan membaca beberapa blog dari beberapa angkatan di “kelas kepo” itu, rasanya keinginan saya untuk segera menulis begitu menggelora, terlalu banyak yang ingin saya tuangkan. Tujuan saya adalah ingin ikut bergabung kelas menulis itu, saya ingin mengisi waktu luang saya dengan sesuatu yg bermanfaat, mendapatkan pengalaman, bertemu orang-orang baru dan yang paling penting adalah ilmu untuk menulis dengan baik.

Hal yang pertama segera saya buat adalah blog, karena itu merupakan syarat utama yang harus dimiliki untuk bergabung di “kelas kepo”. Setelah saya buka email, ternyata sebelumnya saya sudah pernah membuat blog ini dua tahun yang lalu, tapi parahnya adalah saya tidak pernah mengelola blog itu sama sekali dan tidak pernah memposting apapun didalamnya, saya pun mulai mengelola akun blog ini.

Ujian pertama yang saya peroleh adalah ternyata mengelola akun blog itu tidak semudah yang saya bayangkan, sayapun kembali memutar otak bagaimana caranya membuat blog saya ini seperti yang orang-orang miliki?. Seharian mengutak-atik Blog, bolak balik mencari cara mengelola blog di mbah google dan akhirnya membuat kepalaku mulai pusing dan memikirkan kalau batas pendaftaran online  untuk “kelas kepo” tinggal 4 hari lagi, sedangkan syarat selanjutnya adalah saya harus memiliki blog yang berusia 3 bulan atau telah memuat minimal 10 postingan di blog tersebut. Saya mulai mengabaikan tampilan blog itu walaupun saya tau blog itu masih sangat kacau tampilannya.

Saya mulai fokus untuk menulis apapun itu yang bisa saya posting di blog, asalkan itu adalah karya saya sendiri (bukan hasil copas). Saya memulainya dengan menulis puisi karena salah satu hobby saya sejak SMA adalah membuat puisi, namun entah kenapa sejak kuliah kegiatan itu tidak pernah lagi saya lakukan. Saya pun mulai menulis beberapa puisi, kadang perasaan lelah menatap laptop sambil mencari inspirasi membuatku kembali terbaring dibantal “patrickku” yang besarnya melebihi badanku, sesekali membuka medsos mencari hiburan dan tertidur.

Senin, 14 maret 2016. Saya kembali mengingat bahwa pendaftaran online “kelas kepo” tinggal beberapa hari lagi sedangkan saya baru selesai memasukkan beberapa postingan, rasa malas menyelimuti dan kembali terlena dengan medsos, tapi setelah bosan menatap medsos saya kembali membuka laptop dan bertekad meneruskan beberapa tulisan lagi. Huft semangat....

Rabu, 16 Maret 2016 .
Hari ini saya telah merampungkan beberapa puisi dan mulai menulis sebuah tulisan bertemakan “Makassar” sebenarnya saya tidak terlalu tau harus menulis apa tentang makassar. Bahasa makassar saja saya tidak tau sama sekali padahal saya lahir dan tumbuh besar dimakassar, kali ini saya benar-benar buntu...ada lagi tersirat perasaan malas dan ingin berhenti saja melanjutkan tulisan ini. Tapi setelah menimbang lagi, saya tidak ingin menyerah sampai saya benar- benar telah melakukan semaksimal mungkin. Go wenwen...rampungkan tulisan jelekmu ini, semoga kedepan saya bisa lebih berkembang.
Tujuan pertama saya jika saya diterima di “kelas kepo” ini adalah belajar membuat BLOG dengan hikmat hingga jadi blogger profesional dan yang paling penting adalah belajar menulis dengan benar. Hihihih


Ditulis dikamar, bersama patrick “si bantal yg setia menopangku jika kulelah dan tumbang”
Rabu, 16 Maret 2016

_wenwenmoury_

1 komentar:

terima kasih sudah membaca:) silahkan membubuhkan kritikan pedas maupun kritikan yg membangun:)