Untuk memeriahkan malam didiriku
Karena kutahu malam akan menyambut fajar
Dengan kenangan yang tak terbantahkan
Sajakku bukan pelipur laraku
bukan pula bahasa kalbuku yg multitafsir
sajakku adalah air mata yang selalu ingin berbicara
namun pasti itu tak mungkin
caraku terlalu sederhana mencintaimu
dan terlalu naif merindukanmu
melalui angin dan bayangmu
kuharap kau merasakan setiap angin yg kuhembuskan
ditulis dikamar, 16 Maret 2016
_wenwenmoury_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
terima kasih sudah membaca:) silahkan membubuhkan kritikan pedas maupun kritikan yg membangun:)