Ini penyebab keinginanku membuat Blog dan Menulis
Banyak cerita yang ingin saya bagi dengan teman-temanku
ataupun keluargaku, tapi kutakut mereka akan bosan mendengarkan ceritaku yang
akan berjam-jam hanya karena cara penyampaianku yang terkadang memang aneh dan
sangat tidak menarik. Kemarin saat membuka facebook, saya sempat melihat postingan
salah satu teman di facebook mengenai penerimaan peserta kelas
menulis kepo angkatan ketiga http://bit.ly/kelaskepo3.
Saat itu saya mulai melihatnya secara detail dan membaca
beberapa blog dari beberapa angkatan di “kelas kepo” itu, rasanya keinginan
saya untuk segera menulis begitu menggelora, terlalu banyak yang ingin saya
tuangkan. Tujuan saya adalah ingin ikut bergabung kelas menulis itu, saya ingin
mengisi waktu luang saya dengan sesuatu yg bermanfaat, mendapatkan pengalaman,
bertemu orang-orang baru dan yang paling penting adalah ilmu untuk menulis dengan
baik.
Hal yang pertama segera saya buat adalah blog, karena itu
merupakan syarat utama yang harus dimiliki untuk bergabung di “kelas kepo”. Setelah saya buka email, ternyata
sebelumnya saya sudah pernah membuat blog ini dua tahun yang lalu, tapi parahnya
adalah saya tidak pernah mengelola blog itu sama sekali dan tidak pernah
memposting apapun didalamnya, saya pun mulai mengelola akun blog ini.
Ujian
pertama yang saya peroleh adalah ternyata mengelola akun blog itu tidak semudah yang
saya bayangkan, sayapun kembali memutar otak bagaimana caranya membuat blog saya
ini seperti yang orang-orang miliki?. Seharian mengutak-atik Blog, bolak balik mencari cara mengelola blog di mbah google dan akhirnya membuat
kepalaku mulai pusing dan memikirkan kalau batas pendaftaran online untuk “kelas
kepo” tinggal 4 hari lagi, sedangkan syarat selanjutnya adalah saya harus
memiliki blog yang berusia 3 bulan atau telah memuat minimal 10 postingan di
blog tersebut. Saya mulai mengabaikan tampilan blog itu walaupun saya tau blog itu
masih sangat kacau tampilannya.
Saya mulai fokus untuk menulis apapun
itu yang bisa saya posting di blog, asalkan itu adalah karya saya sendiri (bukan
hasil copas). Saya memulainya dengan
menulis puisi karena salah satu hobby saya sejak SMA adalah membuat puisi,
namun entah kenapa sejak kuliah kegiatan itu tidak pernah lagi saya lakukan. Saya pun mulai menulis beberapa puisi, kadang perasaan lelah menatap laptop sambil
mencari inspirasi membuatku kembali terbaring dibantal “patrickku” yang besarnya melebihi badanku, sesekali membuka medsos
mencari hiburan dan tertidur.
Senin, 14 maret 2016. Saya kembali mengingat bahwa
pendaftaran online “kelas kepo” tinggal beberapa hari lagi sedangkan saya baru selesai memasukkan beberapa postingan, rasa malas menyelimuti dan kembali
terlena dengan medsos, tapi setelah bosan menatap medsos saya kembali membuka
laptop dan bertekad meneruskan beberapa tulisan lagi. Huft semangat....
Rabu, 16 Maret 2016 .
Hari ini saya telah merampungkan beberapa puisi dan mulai
menulis sebuah tulisan bertemakan “Makassar” sebenarnya saya tidak terlalu tau harus menulis apa tentang makassar. Bahasa makassar saja saya
tidak tau sama sekali padahal saya lahir dan tumbuh besar dimakassar, kali ini
saya benar-benar buntu...ada lagi tersirat perasaan malas dan ingin berhenti
saja melanjutkan tulisan ini. Tapi setelah menimbang lagi, saya tidak ingin
menyerah sampai saya benar- benar telah melakukan semaksimal mungkin. Go wenwen...rampungkan
tulisan jelekmu ini, semoga kedepan saya bisa lebih berkembang.
Tujuan pertama saya jika saya diterima di “kelas kepo” ini
adalah belajar membuat BLOG dengan hikmat hingga jadi blogger profesional dan
yang paling penting adalah belajar menulis dengan benar. Hihihih
Ditulis dikamar, bersama patrick “si bantal yg setia menopangku
jika kulelah dan tumbang”
Rabu, 16 Maret 2016
_wenwenmoury_

Good spirit... sukses yaaah
BalasHapus